Siapa Lagi Alumni ITB Berikutnya?

Di sebuah business gathering IA ITB Jakarta yang saya hadiri, salah seorang teman berkata, "Sayang, tidak ada perwakilan Grup Ciputra dan Bukaka. Kalo tidak, lengkap sudah perwakilan perusahaan yang dirintis ‘didikan’ Sarwono Kusumaatmaja bisa hadir di sini." Memang, yang hadir sebagai narasumber dan mentor business gathering itu adalah: Irwan Sjarkawi (President Commissioner Bakrie & Brothers), Cyril Noerhadi (Chief Financial Officer Medco Energi), dan satu lagi dari Indonesian Power (saya lupa namanya).

Pada gathering itu, masing-masing narasumber awalnya memaparkan profil dan sejarah perusahaannya masing-masing, lalu menjadi mentor pada sesi mentoring bisnis setelah itu. Saya waktu itu ikutan di kelompoknya pak Irwan Sjarkawi. Beruntung saya bisa ikut gathering ini walaupun masih berstatus mahasiswa dan belum memiliki bisnis apapun dengan menebeng status ‘pengurus’ IA Jakarta :D

Satu hal yang saya rasakan dan masih membekas hingga saat ini. Saya sangat mengagumi karakter, gaya bicara, keluasan wawasan, dan kematangan berpikir pak Irwan Sjarkawi. Pak Irwan ini alumni elektro lho :D Dari pengalaman yang dipaparkannya, saya bisa mengerti kenapa dia memiliki karakter yang sangat kuat itu. Ternyata banyak sekali lika-liku kehidupan dan bisnis yang dilaluinya. Ibarat batu permata yang semakin indah bila telah mengalami tekanan panas di kulit bumi.

Kembali ke judul pernyataan teman saya tadi, tentang kiprah didikan Sarwono Kusumaatmaja. Ada apa dengan Sarwono?

Ternyata ketika Sarwono (yang alumni ITB)  menjabat menteri pada era Soeharto (kalo gak salah menteri bidang investasi), berkembanglah beberapa alumni  ITB menjadi entrepreneur besar Indonesia. Di antaranya adalah

- Arifin Panigoro (Medco Energi)

- Aburizal Bakrie (Bakrie & Brother)

- Ciputra (Grup Ciputra, PT Pembangunan Jaya Ancol)

- Fadel Muhammad (Bukaka) - sekarang sudah keluar dari Bukaka. Salah satu penyebabnya karena kurang cocok dengan kebijakan Keluarga Kalla sebagai investor perusahaan. 

Coba kita perhatikan, Keempat perusahaan ini adalah sebagian penggerak terbesar roda ekonomi Indonesia. Dan yang lebih hebatnya lagi, mereka memulainya dari nol (kecuali Aburizal Bakrie). Saya sudah membaca buku dan artikel-artikel Ciputra dan Fadel Muhammad, bagaimana mereka membangun perusahaannya. Sekarang saya lagi nunggu buku kisah Arifin Panigoro dengan Medconya (Goris kumaha? Cepetan pinjamin saya bukunya).

Terlepas kemungkinan ada unsur nepotisme sesama alumni ITB :D mereka adalah entrepreneur besar negeri ini yang mampu membangun dan mewujudkan visi dan mimpi mereka, menjadi sesuatu yang nyata.

Dan setelah saya amati lagi dari peta ekonomi bangsa ini, ternyata alumni-alumni ITB lah yang bermain sebagai sutradaranya. Selain keempat orang itu, masih banyak alumni-alumni yang menjadi leader-leader di BUMN besar Indonesia: Telkom, Pertamina, Bank Mandiri, dll. Kalo UI kebanyakan ‘penguasa’ aspek birokrasi dan politik Indonesia. Lulusan Fakultas Ekonominya lebih banyak jadi birokrat dan penentu kebijakan negeri ini, sedangkan alumni ITB yang jadi playmaker-nya.

Di luar itu semua, keempat orang itu sebenarnya sudah memasuki masa ‘tua’. Generasi mereka sudah hampir lewat (apalagi Ciputra yang umurnya 70an). Mereka sudah berhasil mewujudkan mimpi-mimpi besar mereka dan menyumbang sesuatu yang sangat berharga bagi negeri ini. Bayangkan kalo Indonesia tidak memiliki perusahaan-perushaan besar, bisa-bisa negara kita menjadi negara budak. Sekarang saja sudah seperti budak, apalagi kalo kita tidak punya perusahaan-perusahaan besar inovatif itu.

Nah, teman-teman, khususnya para alumni dan calon alumni ITB, bagaimana dengan kita? Akankah kita bisa mengikuti jejak mereka?

Adakah Arifin, Ciputra, dan Fadel baru yang lahir dari kampus ini?

Masih berlanjutkah sejarah kampus ini bagi bangsa kita?

Hanya kita yang bisa menjawabnya…

"Saya ingin membuat sejarah saya sendiri", begitu kata Fadel ketika memutuskan menjadi seorang entrepreneur.

Lagi-lagi ini sebuah pilihan. Coba tanya ke hati nurani dan ambisi kita untuk menjawabnya.

4 Responses to “Siapa Lagi Alumni ITB Berikutnya?”

  1. Anggi Says:

    what about you???

  2. Karima Says:

    aku mau :)
    i adore entrepreneur men and women… karna darah mereka yang hijau :) bukan berarti gak semua orang bisa jadi spt mereka, tapi setiap orang harus mencuci darah merah mereka menjadi hijau jika ingin merubah haluan hidup :D

  3. I P O N Says:

    Tungguin gue 2 tahun lagi,, ehehheeh…

  4. anwar Says:

    Saya akan buktikan….!!!!
    13704039 Akan jadi bukti berikutnya

Leave a Reply