Kelak Kita Akan Berjuang Bersama

Indonesia..

Begitu bangsaku memiliki nama. Sebuah bangsa yang besar, terdiri dari beribu pulau, ratusan suku bangsa, beragam bahasa, dan berjuta ragam makhluk yang hidup di darat, laut, atau udaranya..

Bangsa yang sangat kaya… zamrud khattulistiwa dunia menyebutnya. Orang Arab pun bahkan sampai menyebutnya surga dunia. Karena keindahan alam bangsaku ini menyerupai surga yang digambarkan di Al-Qur’an..

Tapi entah kenapa.. 6 tahun belakangan ini, Tuhan membukakan mata hatiku

Bahwa bangsaku ini tidak seindah yang kubayangkan

Selama ini mungkin aku melihatnya dengan mata fisik saja, tidak dengan mata batin

Aku ibarat seperti baru bangun dari sebuah dunia impian yang sangat indah dan damai. Ibarat Neo yang baru terbebaskan dari dunia Matrix nya..

Lagi-lagi ini adalah sebuah pilihan. Anda mau bangun atau tidak. Anda mau melihat dunia ‘yang sesungguhnya’ atau tidak. Tidak ada yang memaksa. Ini adalah pilihan. Begitu morpheous menawarkannya kepada Neo

Entah aku memilih atau tidak, yang pasti sekarang aku sudah melihat. Inilah duniaku yang sesungguhnya, bangsaku yang sesungguhnya..

Banyak ketidakadilan dan pengkhianatan di dalamnya. Bahkan penindasan dan kezhaliman.

Hati ini berbisik untuk menolaknya. Untuk mengubahnya. Untuk melawannya

Sampai sejauh ini aku sudah dan lagi belajar, bagaimana untuk mengubahnya. Selama inipun aku sudah menemukan sahabat-sahabat yang memiliki suara hati seperti diriku. Sungguh indah dan luar biasanya bisa mengenal dan berjuang bersama dengan mereka.

Tapi aku sadar, saat ini bukanlah waktu yang sesungguhnya untuk kami mengubahnya. Kami sekarang hanyalah sekumpulan bocah kerdil yang baru tumbuh dan keluar dari dunia mimpinya selama ini. Kami baru memilih. Kami masih lemah, tidak punya apa-apa.

Selama ini kami hanya bisa meratapi, marah, menangis, dan berontak. Hanya itu yang bisa kami lakukan. Hanya sebuah letupan suara hati dan idealisme yang meledak-meledak.

Bahkan mungkin hanya sebuah omongan, tulisan, ataupun lukisan..

Tapi sekali lagi aku sadar.. ini bukan zaman kami.

Zaman kami akan datang, suatu saat, di masa depan.

Pada saat itu kami sudah dewasa, sudah besar, sudah punya kekuataan yang nyata untuk mengubah.

Tak banyak memang yang bisa kami lakukan saat ini.

Hari ini kami hanya bisa bertekad, bahwa kami akan berbuat.

Maka belajarlah, bekerjalah, persiapkanlah masa itu

Masa ketika generasi kita yang akan diberi amanah oleh Sang Pencipta untuk menjadi sutradara zaman. Masa ketika kita sudah punya kekuatan untuk mengubahnya. Masa ketika janji itu meminta tuannya untuk menepatinya.

Mungkin saat ini kita masih belajar dan berjalan sendiri. Lakukanlah apa yang bisa kita lakukan untuk meyambut masa itu.

Dan doakanlah.. agar kelak kita akan berjuang bersama

Berjuang agar semua orang bisa tersenyum bahagia

One Response to “Kelak Kita Akan Berjuang Bersama”

  1. Anggi Says:

    semoga…semoga….kalian adalah orang-orang yang terpilih menjadi leader of change (hmmmhh DMM sekali). Semoga lima, sepuluh, lmabelas tahun lagi, kalian adalah orang-orang terpercaya dalam memperjuangkan ummat. Do your best bro’. you are never walk alone. May Allah be with you and your battle…Aminnn :)

Leave a Reply